Siapa yang belum tahu pare (Momordica charantia L.) tanaman
pahit yang biasa ditumis ini tumbuh menjalar atau merambat. Tapi meskipun
pahit, pare sangat mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan.
Menurut salah satu situs yang saya baca, salah satu manfaat
pare yaitu sebagai anti kanker. Pare mengandung kadar betakaroten dua kali lipat lebih banyak dari
brokoli. Pare juga mengandung betakaroten yang sangat bagus untuk membasmi sel kanker, menghambat serangan
jantung dan mengatasi infeksi karena virus.
Kadar kalsium pare juga tergolong tinggi, sehingga mampu
menaikkan produksi sel-sel beta dalam pankreas untuk menghasilkan insulin. Bila
insulin dalam tubuh mencukupi maka kemungkinan kadar glukosa membanjir dapat
dicegah, sehingga kadar gula darah menjadi normal atau terkontrol.
Khasiat pare lainnya yaitu,
kandungan senyawa fitokimia lutein dan likopennya berkhasiat sebagai
antikanker, antibiotika, antivirus, perangsang produksi insulin, penyeimbang
tekanan darah dan kadar gula darah, perangsang nafsu makan dan pembasmi cacing
usus.
Meskipun pare bergizi tinggi, namun sebaiknya jangan diberikan pada anak-anak dan wanita hamil. Karena anak-anak masih rentan terhadap pare, dikhawatirkan kadar gula anak akan anjlok.
Sedangkan wanita hamil tidak dianjurkan mengkonsumsi pare karena buah ini mengandung senyawa yang dapat menggugurkan kandungan.
Meskipun pare bergizi tinggi, namun sebaiknya jangan diberikan pada anak-anak dan wanita hamil. Karena anak-anak masih rentan terhadap pare, dikhawatirkan kadar gula anak akan anjlok.
Sedangkan wanita hamil tidak dianjurkan mengkonsumsi pare karena buah ini mengandung senyawa yang dapat menggugurkan kandungan.
Nah, banyak kan manfaat dari buah
pahit ini. Tapi jika dimasak dengan benar, buah pare ini juga akan terasa
lezat, yah meskipun rasa pahitnya tetap saja ada.
Biasanya, untuk mengurangi rasa pahit pare lakukan beberapa langkah berikut :
- Mempersihkan
pare dengan membuang selaput di dalamnya (kulit yang berwarna putih)
sampai bersih.
- Meremas-remasnya
dengan garam,
- Menyucinya
hingga bersih
- Menyiapkan
air mendidih lalu menyiramkannya pada pare yang diremas tadi, kemudian
mendiamkannya sejenak dan ditiriskan.
- Pare
siap dimasak sesuai selera.
Ada beberapa resep memasak pare yang saya temukan di google,
namun yang biasa saya makan adalah tumis pare dicampur udang atau ayam,juga
ikan teri. Menambahkannya dengan tempe juga mantab.
Ini
resep ini dari Ibu aku
Resep Bahan Tumis Pare :
• 500 gram pare hijau/putih, belah 2
• 1 potong lengkuas, memarkan
• 150 gram udang kupas
• 1 lembar daun salam
• garam dan gula sesuai selera
Resep Bahan Tumis Pare :
• 500 gram pare hijau/putih, belah 2
• 1 potong lengkuas, memarkan
• 150 gram udang kupas
• 1 lembar daun salam
• garam dan gula sesuai selera
Resep
Bumbu Halus Tumis Pare :• 5 buah cabai merah
• 7 buah bawang merah
• 3 siung bawang putih
• 1/2 sendok teh terasi
• 1 buah tomat iris tipsi
• 3 buah kemiri sangrai
• 2 sendok teh garam
Cara Membuat Tumis Pare :
1. Keruk biji pare, iris melintang 2 cm, remas-remas dengan 1 sendok makan garam sampai lemas dan berbusa agar rasa pahit berkurang, diamkan 10 menit, cuci, tiriskan.
2. Tumis bumbu halus, daun salam, dan lengkuas sampai harum, masukkan pare dan udang.
3. Tuangkan 100 ml air, beri garam dan gula. Kecilkan api, masak hingga matang dan kuah habis.
1. Keruk biji pare, iris melintang 2 cm, remas-remas dengan 1 sendok makan garam sampai lemas dan berbusa agar rasa pahit berkurang, diamkan 10 menit, cuci, tiriskan.
2. Tumis bumbu halus, daun salam, dan lengkuas sampai harum, masukkan pare dan udang.
3. Tuangkan 100 ml air, beri garam dan gula. Kecilkan api, masak hingga matang dan kuah habis.
Selamat mencoba J








