Kamis, 13 Februari 2014

Pahit Pare,manis manfaatnya

     Siapa yang belum tahu pare (Momordica charantia L.) tanaman pahit yang biasa ditumis ini tumbuh menjalar atau merambat. Tapi meskipun pahit, pare sangat mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan.
Menurut salah satu situs yang saya baca, salah satu manfaat pare yaitu sebagai anti kanker. Pare mengandung kadar betakaroten dua kali lipat lebih banyak dari brokoli. Pare juga mengandung betakaroten yang sangat bagus untuk membasmi sel kanker, menghambat serangan jantung dan mengatasi infeksi karena virus.
Kadar kalsium pare juga tergolong tinggi, sehingga mampu menaikkan produksi sel-sel beta dalam pankreas untuk menghasilkan insulin. Bila insulin dalam tubuh mencukupi maka kemungkinan kadar glukosa membanjir dapat dicegah, sehingga kadar gula darah menjadi normal atau terkontrol.
Khasiat pare lainnya yaitu, kandungan senyawa fitokimia lutein dan likopennya berkhasiat sebagai antikanker, antibiotika, antivirus, perangsang produksi insulin, penyeimbang tekanan darah dan kadar gula darah, perangsang nafsu makan dan pembasmi cacing usus.
Meskipun pare bergizi tinggi, namun sebaiknya jangan diberikan pada anak-anak dan wanita hamil. Karena anak-anak masih rentan terhadap pare, dikhawatirkan kadar gula anak akan anjlok.
Sedangkan wanita hamil tidak dianjurkan mengkonsumsi pare karena buah ini mengandung senyawa yang dapat menggugurkan kandungan.
Nah, banyak kan manfaat dari buah pahit ini. Tapi jika dimasak dengan benar, buah pare ini juga akan terasa lezat, yah meskipun rasa pahitnya tetap saja ada.

Biasanya, untuk mengurangi rasa pahit pare lakukan beberapa langkah berikut :
  1. Mempersihkan pare dengan membuang selaput di dalamnya (kulit yang berwarna putih) sampai bersih.
  2. Meremas-remasnya dengan garam,
  3. Menyucinya hingga bersih
  4. Menyiapkan air mendidih lalu menyiramkannya pada pare yang diremas tadi, kemudian mendiamkannya sejenak dan ditiriskan.
  5. Pare siap dimasak sesuai selera.
Ada beberapa resep memasak pare yang saya temukan di google, namun yang biasa saya makan adalah tumis pare dicampur udang atau ayam,juga ikan teri. Menambahkannya dengan tempe juga mantab.
Ini resep ini dari Ibu aku
Resep Bahan Tumis Pare :
•    500 gram pare hijau/putih, belah 2
•    1 potong lengkuas, memarkan
•    150 gram udang kupas
•    1 lembar daun salam
•    garam dan gula sesuai selera
Resep Bumbu Halus Tumis Pare :
•    5 buah cabai merah
•    7 buah bawang merah
•    3 siung bawang putih
•    1/2 sendok teh terasi
•    1 buah tomat iris tipsi
•    3 buah kemiri sangrai
•    2 sendok teh garam
Cara Membuat Tumis Pare :
1.    Keruk biji pare, iris melintang 2 cm, remas-remas dengan 1 sendok makan garam sampai lemas dan berbusa agar rasa pahit berkurang, diamkan 10 menit, cuci, tiriskan.
2.    Tumis bumbu halus, daun salam, dan lengkuas sampai harum, masukkan pare dan udang.
3.    Tuangkan 100 ml air, beri garam dan gula. Kecilkan api, masak hingga matang dan kuah habis.

Selamat mencoba J

Sabtu, 01 Februari 2014

BANYAK MANFAAT DARI Si Raja Buah



Tahukah kamu khasiat dari si raja buah ini ???????????

Ternyata disamping bau dan rasanya yang begitu menggoda,si raja uah ini juga memiliki banyak khasiat untuk kesehatan kita
Durian - Salah satu buah yang sangat digemari oleh banyak orang, selain karena rasanya yang sangat lezat dan aromanya yang harum, ternyata buah durian merupakan salah satu makanan sehat karena memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Kata orang, durian berbahaya karena dapat menyebabkan peningkatan kolesterol dalam darah.Namun, beruntunglah mereka yang menggemari dan tidak berpantang makan King of Fruits itu.Sebab durian sangatlah bergizi.Buah itu mengandung vitamin B, C, E dan zat besi.

Tidak hanya pada daging buahnya saja, tetapi juga pada kulit dan daunnya.Namun tidak banyak orang mengetahuinya, bahkan kadang kala mereka menganggap durian adalah buah yang dapat menyebabkan penyakit.Pendapat mereka itu tidak sepenuhnya salah, karena makan buah durian dapat meningkatkan tekanan darah.Selain itu kadar kolesterol dalam durian juga cukup tinggi.

Tetapi durian merupakan makanan sehat yang baik untuk tubuh jika dimakan tanpa berlebihan. Di dalam daging buah durian mengandung banyak sekali zat gizi, di antaranya adalah karbohidrat, lemak, protein, serat, kalsium (Ca), fosfor (P), asamfolat, magnesium (Mg), potasium/kalium (K), zatbesi (Fe), zinc, mangaan (Mn), tembaga (Cu), karoten, vitamin C, thiamin, niacin, dan riboflavin. Durian juga mengandung gula yang cukup banyak serta sifatnya panas sehingga penderita diabetes dan ibu hamil sebaiknya tidak mengkonsumsi durian.

Fosfor dan zat besi yang terdapat dalam durian ternyata 10 kali lebih banyak daripada buah pisang.Kandungan gizi tiap 100 gram buah durian adalah 67 gram air, 2,5 gram lemak, 28,3 gram karbohidrat, 1,4 gram serat, 2,5 gram protein, dan menghasilkan energi sebesar kurang lebih 520 kJ.